Menurutnya, nilai “Seduluran Selawase” atau persaudaraan selamanya harus terus dijaga sebagai fondasi kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Di bulan Ramadan ini kita berkumpul, berdoa, dan berusaha menebarkan kebaikan. Semangat Seduluran Selawase inilah yang akan membuat kita tetap kuat dan saling mendukung,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh amal dan kebersamaan yang terbangun selama Ramadan mendapatkan rahmat dan hidayah dari Allah SWT.
“Semoga apa yang telah kita lakukan bersama di bulan Ramadan ini mendapatkan rahmat dan hidayah dari Allah SWT,” tutupnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan ramah tamah antarwarga dan para tamu undangan yang hadir. Malam itu, Pendopo Panji Laras bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi ruang spiritual yang mempererat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat Kediri.(sinyo)












