Ia juga mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan terus berkembang, sehingga seluruh pegawai harus memiliki semangat adaptif dan inovatif dalam menjalankan tugas.
“Kita tidak boleh bekerja biasa-biasa saja. Dunia pendidikan menuntut inovasi, kedisiplinan, dan pelayanan yang cepat serta solutif. Mari jadikan halal bihalal ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih baik lagi,” tegasnya.
Muhsin menambahkan, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada program kerja, tetapi juga pada kekompakan sumber daya manusia di dalam organisasi.
“Kebersamaan adalah kekuatan utama. Jika seluruh pegawai solid, saling mendukung, dan bekerja dengan niat ibadah, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Kediri akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi unggul,” tambahnya.
Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak saat seluruh peserta saling berjabat tangan dan bermaafan. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya kembali aktivitas kerja dengan semangat baru, optimisme, serta komitmen kuat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri berharap seluruh jajaran mampu menjaga kekompakan, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang semakin berkualitas, humanis, dan berintegritas.(sinyo)












