Seleksi Magang Jepang Disnaker Kediri Makin Ketat, Tersisa 100 Peserta

admin
Img 20260327 Wa0017

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Kediri, Agus Iswanto, menjelaskan bahwa Tes Evaluasi 2 merupakan tahap penting dalam memantau perkembangan peserta sejak awal pelatihan.

“Evaluasi ini menilai peningkatan kemampuan Bahasa Jepang, penguasaan materi, kedisiplinan, hingga kesiapan kerja peserta secara menyeluruh,” katanya.

Ia menambahkan, setelah tahap evaluasi, peserta akan mengikuti wawancara penempatan bersama perusahaan Jepang sebagai proses penentuan akhir.

“Pada tahap wawancara, peserta harus mampu menunjukkan kompetensi sekaligus sikap kerja profesional. Perusahaan Jepang tidak hanya melihat kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan kesiapan bekerja,” jelas Agus.

Sejumlah peserta mengaku merasakan meningkatnya tekanan seleksi, terutama karena keterlibatan langsung penguji dari Jepang. Meski demikian, kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan.

Disnaker Kabupaten Kediri berharap peserta yang tersisa dapat menjaga konsistensi hingga akhir program sehingga mampu lolos dan memperoleh kesempatan magang di Jepang.

Program magang Jepang dinilai menjadi salah satu strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses kerja internasional bagi generasi muda daerah.

“Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang serius, disiplin, dan siap berproses,” pungkas Ibnu.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!