Halal Bihalal & Reuni Akbar ASIK: Disbudparpora dan Musisi Kediri Satukan Nada, Perkuat Identitas Kota Seni

admin
Img 20260331 Wa0005

Mediaciber.net.Kediri – Halal Bihalal dan Reuni Akbar Aliansi Seni Musik Kediri (ASIK) tak sekadar menghadirkan hiburan pasca-Lebaran. Di halaman Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Senin (30/3), kegiatan ini menjelma menjadi ruang konsolidasi besar pelaku seni musik lintas generasi.

Dari dangdut, rock, pop hingga keroncong, seluruh genre melebur tanpa sekat. Musisi senior hingga talenta muda berdiri dalam satu frekuensi: menjaga eksistensi musik lokal sekaligus membangun masa depan ekosistem seni Kota Kediri.

Opening Parade Band CLBK (Cah Lokal Band Kediri) membuka panggung dengan energi penuh semangat. Atmosfer kebersamaan terus mengalir lewat penampilan Keroncong Panjalu, Kediri All Star Band, Gambus Cordova, AG Plus (Tribut Koes Plus), hingga ODGJ yang menghadirkan nostalgia dangdut jadul dan disambut antusias penonton.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis bagi pembangunan sektor kebudayaan dan pariwisata kota.

“Halal bihalal ini bukan sekadar temu kangen musisi. Ini bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang ekspresi yang sehat bagi pelaku seni. Musik adalah identitas kota, dan Kediri memiliki potensi besar di bidang ini,” ujarnya.

Menurut Bambang, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan seni pertunjukan sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus daya tarik wisata.

“Kami ingin ekosistem seni di Kediri tidak berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah hadir sebagai fasilitator agar komunitas musik bisa tumbuh, berjejaring, dan memiliki panggung yang berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas genre yang terlihat dalam reuni ASIK menjadi gambaran ideal ekosistem seni yang inklusif.

“Tidak ada sekat antara musisi senior dan generasi muda. Justru di sinilah proses transfer pengalaman terjadi. Regenerasi berjalan alami, dan ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan seni musik Kediri,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!