Kepala SMPN 3 Plosoklaten, Widyawati Nugraheni, menyebut sekolahnya mendapat tambahan perangkat berupa Chromebook dan laptop, sehingga pelaksanaan ujian dapat berjalan optimal.
“Alhamdulillah perangkat aman. Kami juga mendapat tambahan Chromebook dan laptop, jadi pelaksanaan di sekolah kami lancar,” ungkapnya.
Dari total 239 siswa, sebanyak 236 siswa mengikuti TKA. Tiga siswa lainnya tidak mengikuti ujian berdasarkan keputusan orang tua.
Widyawati menambahkan, TKA memiliki karakter berbeda dibanding ujian sebelumnya, terutama pada penekanan aspek literasi dan numerasi. Soal-soal yang disajikan dinilai lebih menuntut kemampuan membaca dan memahami teks panjang.
“Karena ada literasi dan numerasi, bacaannya cukup panjang. Tantangannya di situ, pada kebiasaan membaca siswa. Tapi dari sisi tingkat kesulitan, justru relatif lebih mudah,” katanya.
Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung hingga 16 April 2026 dengan tiga sesi setiap hari. Sekolah diberi fleksibilitas dalam mengatur jadwal, menyesuaikan jumlah peserta dan ketersediaan perangkat.(sinyo)










