“Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan toleran. Keberagaman budaya harus menjadi perekat persatuan, bukan sumber perpecahan,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari unsur aparat penegak hukum. Bayu Kasubsi Intel Kejari Kediri juga menyampaikan bahwa budaya memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang berintegritas.
“Budaya yang kuat akan melahirkan masyarakat yang taat hukum, menjunjung tinggi nilai moral, serta mampu menjaga stabilitas dan ketertiban. Ini penting untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Melalui dialog ini, diharapkan lahir berbagai program nyata dalam pelestarian budaya, mulai dari penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal, pembinaan komunitas seni, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pemerintah Kabupaten Kediri pun kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan nasional yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.(sinyo)












