Workshop Deep Learning PAUD Digelar, Pemkot Kediri Perkuat Karakter dan Kemandirian Anak Sejak Dini

admin
Img 20260415 Wa0018

Tak hanya itu, para pendidik juga diperkenalkan dengan metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, dan Mathematics) sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu membangun karakter sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.

“Guru harus lebih inovatif dalam memanfaatkan alat permainan edukatif maupun media pembelajaran yang ada. Tujuannya agar anak dapat bereksplorasi secara kreatif tanpa merasa terbebani,” tambah Mandung.

Workshop ini menghadirkan narasumber kompeten, di antaranya Wiedy Putri Fauziah, guru berprestasi tingkat nasional sekaligus pegiat inklusi dari Kabupaten Mojokerto, serta Atik Rakhmawati, Kepala Sekolah Inspiratif dari Kota Batu.

Para peserta juga tidak hanya menerima materi, tetapi langsung melakukan praktik mengajar berdiferensiasi dalam kelompok. Hal ini bertujuan agar mereka mampu mengimplementasikan konsep deep learning dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kota Kediri akan melakukan monitoring ke lembaga-lembaga PAUD pada bulan Mei mendatang. Setiap lembaga juga diminta mengirimkan video pembelajaran sebagai bahan evaluasi dan berbagi praktik baik antar lembaga.

Mandung menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Semangat dan totalitas para pendidik PAUD akan sangat menentukan masa depan anak-anak kita. Kami siap mendukung penuh demi tercapainya generasi yang berkarakter dan mandiri,” pungkasnya.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!