Sakralnya Kirab 1 Suro di Petilasan Sri Aji Joyoboyo, Warisan Budaya Kediri yang Terus Hidup

admin
Img 20260616 Wa0019

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan menuju Sendang Tirto Kamandanu, sumber mata air yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Sri Aji Joyoboyo. Bagi masyarakat setempat, sendang tersebut bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga simbol kesucian dan sumber kehidupan yang harus dijaga kelestariannya.

Img 20260616 Wa0018

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan bahwa tradisi budaya seperti Kirab Ziarah 1 Suro memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah dan memperkuat karakter generasi muda.

“Tradisi yang bertahan selama puluhan tahun seperti ini memiliki nilai yang jauh lebih besar dari sebuah seremoni. Ada sejarah, pendidikan, dan identitas daerah yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan para pelajar dalam prosesi kirab menjadi bagian penting dalam mengenalkan sejarah dan budaya secara langsung kepada generasi muda agar mereka tidak tercerabut dari akar budayanya sendiri.

Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, Kirab Ziarah 1 Suro di Desa Menang membuktikan bahwa warisan budaya tetap memiliki ruang yang kuat di tengah kehidupan masyarakat. Tradisi ini tidak hanya menjadi peristiwa budaya tahunan, tetapi juga momentum refleksi spiritual, penghormatan terhadap sejarah, serta pengingat akan pentingnya menjaga jati diri bangsa.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!