Muhsin mengungkapkan, tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar jauh melampaui kuota yang tersedia. Untuk jenjang mahasiswa, kuota penerima hanya sebanyak 580 orang, sementara pada tahap pertama jumlah pemohon mencapai 1.246 orang.
Dari proses verifikasi yang telah berjalan, sebanyak 780 pendaftar dinyatakan tidak lolos verifikasi, sedangkan 245 pendaftar telah berhasil diverifikasi. Proses verifikasi tahap pertama dijadwalkan berlangsung hingga 18 Juli 2026 sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Selain mencocokkan dokumen administrasi, tim verifikasi juga melakukan penilaian langsung terhadap kondisi ekonomi keluarga berdasarkan kategori desil 1 hingga 5, prestasi akademik, serta kondisi riil calon penerima di lapangan.
“Verifikasi ini menjadi penentu agar manfaat program beasiswa benar-benar dirasakan oleh mereka yang mengalami kesulitan biaya pendidikan,” jelasnya.
Muhsin menambahkan, Bupati Hanindhito Himawan Pramana terus menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak di Kabupaten Kediri untuk mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Melalui Program Beasiswa Berdaya, pemerintah daerah berharap siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap dapat melanjutkan pendidikan serta mewujudkan cita-citanya.(sinyo)












