“Jangan menunggu mendekati hari seleksi baru berlatih. Persiapan harus dilakukan dari sekarang. Latihan lari, push up, sit up, serta menjaga pola hidup sehat akan sangat membantu saat mengikuti tes kesamaptaan,” katanya.
Selain kesiapan fisik, peserta juga diminta mempelajari alur seleksi IM Japan sehingga memahami setiap tahapan yang akan dihadapi.
“Kami ingin peserta datang dengan percaya diri karena sudah memahami mekanisme seleksi. Semakin matang persiapannya, peluang untuk lolos juga semakin besar.”
Ibnu menjelaskan, program magang Jepang telah memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kediri. Banyak alumni yang pulang dengan membawa pengalaman kerja, keterampilan, hingga modal usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Program ini terbukti menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan menekan angka pengangguran. Bahkan banyak alumni yang setelah kembali ke Indonesia mampu membuka usaha sendiri maupun bekerja di perusahaan dengan kompetensi yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti informasi resmi melalui media sosial Disnaker Kabupaten Kediri serta mendaftar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
“Jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan. Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan berdasarkan kemampuan peserta. Kami berharap semakin banyak putra-putri terbaik Kabupaten Kediri yang berhasil lolos dan mengukir prestasi di Jepang,” pungkas Ibnu Imad.(sinyo)












