Budidaya Porang di Desa Sumberbendo Madiun, Komoditas Unggulan yang Terus Berkembang

admin
Img 20260724 Wa0006

Tingginya permintaan industri ikut membuka pintu bagi petani Sumberbendo Perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan porang mulai mencari bahan baku dari desa-desa sekitar, termasuk Sumberbendo Sebagian produk bahkan berpeluang memasuki pasar ekspor melalui mitra dagang. Kesempatan ini membuat petani semakin bersemangat merawat lahan mereka, sebab hasilnya tidak hanya berhenti di pasar lokal.

Budidaya porang juga membawa perubahan sosial dan ekonomi bagi masyarakat desa. Kegiatan pertanian menjadi lebih hidup: ada yang bekerja di lahan, ada yang menangani pengumpulan hasil, ada pula yang mengolah umbi menjadi bentuk kering. Lapangan kerja bertambah, dan roda ekonomi desa bergerak lebih cepat. Banyak keluarga yang kini mampu menabung, memperbaiki rumah, atau menyekolahkan anak lebih tinggi berkat hasil panen porang.

Melihat kenyataan itu, potensi porang di Desa Sumberbendo masih terbuka lebar. Selama petani terus menjaga kualitas budidaya dan memperkuat kerja sama melalui kelompok tani, desa ini berpeluang menjadi salah satu sentra porang terbaik di wilayah Madiun. Apa yang dulu hanya dianggap komoditas biasa, kini berubah menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat setempat.

Suwito Saiban salah satu pengurus kelompok porang APD menyampaikan bahwa kurang lebih 3 ribu sekian hektar hutan lindung sudah di tanami porang, 620 hektar hutan produktif dan kisaran 500 hektar campur tanaman jagung sama porang.

Lebih lanjut ” Suwito ” Untuk lahan lainnya sementara masih proses, dengan harga porang saat ini sekitar RP. 11.800 perkilo dari petani.
. Dalam hal ini kita juga bekerjasama dengan Perhutani kelompok LMDH.
Perhutan Sosial kelompok LD Sumberbendo, Sumberwonomulyo sedangkan yang sudah di tanami 209 hektar dan di tanami porang 20 persen
pihak Perhutani juga menberikan bantuan di masa- masa penanaman, harapan petani Desa Sumberbendo untuk harga porang stabil dan harga bisa naik” Pungkasnya ( Julioe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!