IMI Kota Kediri Ditantang Tak Sekadar Urus Hobi, Balap Liar Jadi Alarm

admin
Img 20260912 Wa0042

Di balik besarnya potensi tersebut, dunia otomotif Kota Kediri juga menghadapi persoalan yang tak bisa diabaikan: maraknya balap liar yang kemudian dikenal dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

Ketua IMI Kota Kediri Dr. Edy Herwiyanto menilai persoalan itu tidak cukup diselesaikan hanya dengan larangan dan penertiban.

Menurutnya, anak muda yang memiliki minat terhadap balap justru membutuhkan ruang yang resmi, aman, dan terarah. Tanpa fasilitas memadai, energi dan ketertarikan terhadap dunia balap berpotensi tumpah ke jalan raya.

“Kalau ini tidak kita sediakan sarana dan prasarana, ini menjadi potensi yang sangat mengkhawatirkan. Karena kalau dilaksanakan di jalan raya dan lain sebagainya, bisa berakibat fatal buat pengguna kendaraan yang lain,” pungkasnya.

Karena itu, Edy mendorong Pemerintah Kota Kediri mulai memikirkan penyediaan fasilitas olahraga otomotif. Salah satunya arena yang dapat digunakan untuk kegiatan balap resmi, termasuk drag race.

Baginya, menyediakan lintasan bukan berarti melegalkan aksi kebut-kebutan di jalan. Sebaliknya, fasilitas resmi justru dapat menjadi pintu untuk mengubah aktivitas berisiko menjadi olahraga yang terukur, aman, dan berprestasi.

Edy menegaskan, tantangan IMI Kota Kediri bukan sekadar mengembangkan komunitas roda dua dan roda empat. Potensi tersebut harus disatukan agar mampu menghasilkan dampak yang lebih luas, mulai dari prestasi olahraga, inovasi, ekonomi kreatif hingga pariwisata.

“Bukan hanya berkembang di bidang otomotif, tetapi bagaimana mengembangkan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Dengan demikian, masa depan otomotif Kota Kediri tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak klub dan event yang digelar. Lebih jauh, ukurannya adalah seberapa besar dunia otomotif mampu mencetak atlet, membuka peluang ekonomi, mengenalkan destinasi wisata, serta menyediakan ruang aman bagi generasi muda.

Kolaborasi IMI, pemerintah, komunitas, dan aparat menjadi kunci. Hobi tetap hidup, prestasi tumbuh, ekonomi bergerak, sementara jalan raya tidak dijadikan arena balap.

Untuk diketahui, pelantikan Pengurus IMI Kota Kediri periode 2026-2028 tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rolling Thunder Kota Kediri dan Gala Dinner. Kegiatan turut dimeriahkan Special Guest Irenne Ghea serta Brong and Friends Band.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!