Pancasila Jadi Perekat di Tengah Keberagaman, Wawali Kediri: Apa Pun Agamanya, Tetap Pancasila

admin
Img 20261001 Wa0018

Mediaciber.net.Kediri

Keberagaman Indonesia bukan sekadar kenyataan yang harus diterima, tetapi kekuatan yang harus terus dirawat. Di tengah perbedaan suku, agama, budaya hingga daerah asal, Pemerintah Kota Kediri mengingatkan pentingnya Pancasila sebagai fondasi bersama untuk menjaga persatuan bangsa.

Pesan itu disampaikan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Balai Kota Kediri, Kamis (1/10/2026).

Menurut Qowimuddin, Pancasila memiliki posisi penting sebagai titik temu di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Perbedaan tidak semestinya menjadi alasan untuk saling menjauh, apalagi memicu perpecahan.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’. Pancasila merupakan pemersatu bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan, Indonesia dibangun dari keberagaman. Berbagai suku, agama, kebudayaan dan wilayah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke membutuhkan satu pijakan bersama agar tetap berada dalam satu kesatuan.

“Berbagai pulau, suku, dan keberagaman yang ada di Indonesia disatukan dalam bingkai Pancasila. Itu sesuatu yang luar biasa. Karena itu, kita patut bersyukur bangsa ini memiliki Pancasila,” katanya.

Qowimuddin menilai nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan atau diperingati setiap 1 Oktober. Lebih dari itu, Pancasila harus hadir dalam perilaku sehari-hari, terutama dalam cara masyarakat menghormati perbedaan, membangun kebersamaan dan menyelesaikan persoalan di tengah kehidupan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!