Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan berbahaya ketika menghadapi api yang sudah membesar, melainkan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Jumanto pada pukul 08.40 WIB, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Grogol bergerak menuju lokasi pada pukul 08.44 WIB dan tiba pukul 08.59 WIB. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 09.55 WIB.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan satu unit armada Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter dengan nomor polisi AG 8156 EP dan lima personel. Upaya pemadaman juga mendapat bantuan dua unit armada Pemadam Kebakaran Kota Kediri berkapasitas masing-masing 3.500 liter.
Petugas melakukan pemadaman sesuai standar operasional prosedur (SOP). Area bangunan yang terbakar diperkirakan berukuran 6 x 2 meter persegi. Berkat penanganan petugas, api berhasil dipadamkan sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat ditekan.
Berdasarkan pendataan sementara, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp15 juta, sedangkan nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan sebesar Rp250 juta.
Hingga berita ini ditulis, korsleting listrik masih menjadi dugaan awal penyebab kebakaran. Kepastian penyebabnya tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan keamanan instalasi listrik demi mencegah kejadian serupa.(sinyo)












