Mediaciber.net.PALANGKA RAYA – Puluhan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Merdeka (Geram) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (25/10/2022).
Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa menyampaikan rasa kekecewaan terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, yang dinilai tidak mampu menyejahterakan dan tidak mampu mengatasi beragam bermasalahan yang dirasakan oleh masyarakat.
Aksi unjuk rasa Aliansi Geram tersebut diwarnai dengan aksi bakar ban dan membakar foto Gubernur Sugianto Sabran dan Wagub Edy Pratowo sebagai bentuk kekecewaan, karena dianggap tidak peka terhadap kondisi masyarakat saat ini dan dianggap banyak hanya melakukan pencitraan.
Sehingga melalui aksi unjuk rasa tersebut, para demonstran mendesak Gubernur dan Wagub Kalteng merealisasikan 9 tuntutan yang disampaikan. Di antaranya menuntut Gubernur dan Wagub untuk menyelesaikan visi misi serta janji politik yang diberikan kepada masyarakat
“Ada 9 tuntutan yang kami ingin sampaikan kepada Pemprov Kalteng, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur. Yakni menuntut agar Gubernur menyelesaikan visi misi serta janji politik yang diberikan kepada masyarakat, kemudian menuntut Pemprov Kalteng lebih serius dalam menyejahterakan masyarakat serta mewujudkan ketersediaan infrastruktur dan aksesbilitas penghubung antar Kabupaten/Kota di Kalteng,” ucap Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Geram, Ahmad Fauzi, saat dikonfirmasi di sela berlangsungnya unjuk rasa.










