” Patut Dipertanyakan” Pembangunan JUT Desa Mronjo Mendekati Akhir Tahun Baru Dimulai Pekerjaannya

admin
Img 20221104 Wa0411

Mediaciber.net.Blitar – Pekerjaan ( JUT ) Jalan Usaha Tani yang di tunggu – tunggu petani baru dikerjakan, padahal sudah mendekati akhir tahun dan cuaca yang tidak menentu, hujam terus sehingga mengakibat kan banjir, apa bisa maksimal dan mutu baik kalau pekerjaan terbentur dengan kondisi musim hujan seperti ini.

Dengan adanya program Dana Desa 20% untuk ketahan pangan dan hewani adalah salah satu dari sekian bantuan pemerintah pusat yang sangat dinanti oleh warga desa. Apalagi jika bantuan itu akan diwujudkan berupa pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang di butuhkan banyak orang, tentu ditunggu-tunggu realisasinya, agar segera bisa dipakai, karena akan mempermudah aktifitas di sawah, sehingga produktifitas dapat meningkat.

IMG-20221104-WA0409

Namun berbeda halnya dengan yang terjadi di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro. Bantuan 20 persen untuk program ketahanan pangan dan hewani anggaran Tahun 2022, ternyata baru beberapa hari ini dimulai pengerjaannya. Kenapa?

Kepala Desa Mronjo Ahmad Fatoni, ketika awak Media ini datang ke kantornya dan menanyakan hal itu, Jum’at (4/11/2022), ia mengatakan, bahwa keterlambatan pengerjaan itu disebabkan oleh karena semula dana 20% anggaran itu rencananya akan di peruntukkan buat ternak kambing, akan tetapi mengingat waktu itu banyak kambing yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), maka atas keputusan bersama lalu anggaran tersebut di alihkan peruntukannya buat JUT. Itulah penyebab keterlambatan.

“Awalnya anggaran 20 persen program ketahanan pangan dan hewani itu akan kami gunakan untuk ternak kambing yang akan di pelihara oleh warga, tapi karena lagi musim penyakit PMK, lalu kami musyawarah dan keputusannya ya untuk Jalan Usaha Tani itu,” kata Ahmad Fatoni.

Sebelum itu, untuk mengetahui fakta di lapangan, kami telah turun dan melihat, bahwa pengerjaan rabat beton untuk Jalan Usaha Tani tersebut terbukti baru beberapa hari mulai dikerjakan dan belum selesai di satu titik, belum titik-titik yang lainnya. Sedangkan ini sudah masuk bulan November. Sementara, papan nama proyekpun juga tidak ada terpasang di lokasi pekerjaan. Kondisi material yang ada, nampak sekali belum lama di sediakan dan alat pengaduk semen berupa molenpun masih dipersiapkan akan dipakai oleh pekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!