Aksi Resik Kali Dan Pencanangan Sungai Bebas Sampah Di Wilayah Kecamatan Ploso

admin
Screenshot 2022 1220 100043

Mediaciber.net.Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang menggelar agenda Aksi Resik Kali, Sosialisasi Berantas Mitos Suleten dan Pencanangan Sungai Bebas Sampah di Wilayah Kecamatan Ploso di SDN Tanggungkrama Desa Tanggungkramat, Kecamatan Ploso, pada Senin (19/12/2022) pagi.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Wiwin Sumrambah, Perwakilan dari DLH Provinsi Jawa Timur, Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang dan Kepala OPD terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.

Screenshot_2022_1220_100119

Tiba dilokasi Aksi Resik Kali, Sosialisasi Berantas Mitos Suleten di wilayah Kecamatan Ploso, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melihat dan mengamati langsung beberapa sampah yang berhasil diangkat dari dalam sungai diantaranya diapers/popok.

Dalam sambutannya, Bupati Mundjidah Wahab mengajak seluruh warga masyarakat Jombang untuk merubah perilaku/kebiasaan dengan tidak membuang sampah disungai. Terlebih lagi masyarakat yang masih percaya mitos bahwa agar balitanya tidak Suleten akhirnya membuang sampah popok/diaper ke sungai.

Suleten diyakini sebagai suatu penyakit berupa ruam pada area pantat bayi yang diakibatkan oleh diaper bayi yang terbakar atau tidak dihanyutkan ke sungai. Sehingga timbul kebiasaan membuang diaper ke aliran sungai oleh masyarakat demi menghindari terjadinya suleten pada balita mereka.

“Mari bersama sama menjaga lingkungan kita. Terutama jangan membuang sampah di sungai. Pembuangan popok/diaper ke sungai pun tidak baik untuk lingkungan karena dapat menyumbat aliran sungai bahkan parahnya dapat mengakibatkan banjir. Kandungan mikroplastik pada popok pun dapat terkonsumsi oleh ikan, padahal sebagian mata pencaharian mayarakat Das Brantas adalah sebagai penangkap ikan. Ikan-ikan inilah yang nantinya bisa menimbulkan masalah baru pada tubuh kita”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Ditambahkan Bupati Mundjidah Wahab bahwa Jombang sebagai wilayah agraris yang dilintasi oleh sungai Brantas, memiliki banyak anak sungai dan saluran sekunder. Sungai-sungai tersebut dulu kala sangat jernih dan bersih, sering menjadi tempat bermain yang menyenangkan. Namun saat-saat ini, sungai-sungai kita lambat laun semakin kotor dan banyak sampahnya.

“Alhamdulillah sungai-sungai tertentu yakni kali Gude dan kali Jombang wetan semakin membaik walaupun masih harus terus ditingkatkan dan dijaga. Terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Jombang dengan Santri Jogokali yang terus mengawal kebersihan sungai-sungai tersebut. Semoga seluruh sungai di Kabupaten Jombang resik dan ekosistem didalamnya semakin membaik”, tutur Bupati Mundjidah Wahab mengapresiasi DLH Kabupaten Jombang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!