Proyek Pembangunan Jembatan Bringkang di Kabupaten Gresik Tabrak Undang Undang dan Perpres

admin
Img 20231025 Wa0023

Mediaciber.net.Gresik- Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Jawa Timur dan Bali sedang melaksanakan proyek pergantian Jembatan Bringkang, di Jalan Raya Bringkang, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Pembangunan dimulai pada awal Oktober 2023 sampai 20 November 2023.

Dampak dari pergantian Jembatan Bringkang ialah adanya pengalihan arus lalu lintas yang berlaku mulai 5 Oktober 2023 sampai 20 November 2023. Baik kendaraan roda 2 maupun roda 4 atau lebih tidak bisa melintasi jembatan tersebut. Jadinya, pengendara kendaraan bermotor atau kendaraan roda 4 atau lebih harus memutar jauh mencari jalan alternatif.

Untuk kendaraan roda 4 atau lebih dapat melalui Tol KLBM (Krian – Legundi – Bunder – Manyar). Misal dari arah Krian menuju Gresik bisa masuk melalui gerbang tol Lebani dan keluar melalui tol Cerme. Sebaliknya dari arah Gresik menuju Krian dapat masuk melalui gerbang tol Cerme dan keluar melalui gerbang tol Legundi.

Sedangkan kendaraan roda 2 melalui jalan kampung. Kemudian, sejak Sabtu, 21 Oktober 2023, pihak kontraktor pelaksana membuat jembatan sementara yang terbuat dari bambu dan kayu sebagai penyanggah supaya kendaraan roda 2 bisa melintas saat jembatan Bringkang dalam proses pembangunan.

Pergantian Jembatan Bringkang tidak lepas dari usianya yang sudah tua. Jembatan Bringkang dibangun pada tahun 1970, saat ini berumur 57 tahun. Sebelum dibongkar, Jembatan Bringkang memiliki spesifikasi panjang 7,6 meter dan lebar 10,5 meter dengan jenis bangunan atas GTP (gelagar beton bertulang).
Setelah dibongkar, Jembatan Bringkang mulai dibangun lagi dengan spesifikasi jenis bangunan atas BTP (box beton bertulang) dengan panjang 8,9 meter dan lebar 10,8 meter.

Terlepas dari itu, warga mempertanyakan siapa kontraktor pelaksana proyek pergantian Jembatan Bringkang tersebut dan berapa anggarannya. Pertanyaan warga tersebut dikarenakan di area sekitar proyek pergantian Jembatan Bringkang, tidak ada papan informasi yang mengumumkan tentang Pelaksana proyek, sumber angggaran, Satuan Kerja, nilai anggaran, konsultan pengawas, dan lainnya.

“Harusnya jika proyek yang dibiayai oleh anggaran negara, harus memasang papan informasi yang bertuliskan detail tentang proyek tersebut. Tapi pelaksana Proyek pembangunan Jembatan Bringkang tidak melakukan itu. Di sekitar lokasi cuma ada banner berisi tulisan pengalihan arus saja, sedangkan siapa kontraktor pelaksana dan berapa anggarannya tidak disebutkan,” kata Efianto, selaku Ketua Umum Aliansi Wartawan dan LSM Gresik Selatan, yang disingkat WAGs, pada Selasa 24 Oktober 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!