Ada Pungutan Berkedok Tabungan Akhirat di SMPN 2 Sukaraja

admin
Img 20240228 Wa0089

Mediaciber.net.BOGOR – Pihak sekolah SMPN 2, Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor diduga melakukan pungutan liar (pungli) berkedok tabungan akhirat (Tabarat) sebesar Rp. 1000,- pada setiap siswa.

Dugaan pungli tersebut berdasarkan keterangan dari salah satu orang tua murid berinisial DL (43) yang mengatakan adanya kutipan Rp. 1000,- setiap harinya untuk tabungan akhirat (Tabarat).

“Sejak tahun pelajaran baru ini siswa dipungut Rp. 1000,- sebelumnya Rp. 2000,- untuk tabungan akhirat dengan jumlah anak didik sebanyak kurang lebih 1.500 siswa. Tidak diketahui untuk apa pungutan Tabarat tersebut,” ujar DL, Selasa, 27 Februari 2024.

Selain itu DL juga mengatakan, saat liburan para guru juga gantian jalan-jalan, kadang ke Bali, pernah juga ke Singapore.

“Kalau lihat status yang dulu-dulu pada saat liburan guru-guru pernah ke Bali, pernah juga ke Singapore, tapi gak tau anggarannya dari mana,” ungkap DL.

Untuk mencari kebenaran terkait informasi tersebut, awak media mencoba konfirmasi ke pihak SMPN 2 Sukaraja, namun Kepala sekolah tidak berada di tempat.

“Kepala sekolah (Kepsek) tidak ada, lagi ke dinas, begitu juga dengan Wakepsek,” jawab beberapa tenaga pengajar di ruang guru.

Dikutip dari laman Ombudsman.go.id, ada beberapa bentuk pungutan di sekolah, baik pungutan resmi maupun pungutan liar. Pungutan resmi adalah pungutan yang memiliki dasar hukum dan tidak melanggar peraturan yang ada, sementara pungutan liar (pungli) adalah pungutan yang tidak memiliki dasar hukum meski telah didahului dengan kesepakatan para pemangku kepentingan. Karena pada dasarnya kejahatan juga bisa dilakukan melalui sebuah kesepakatan dan pemufakatan (pemufakatan jahat).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!