Mediaciber.net.Kediri
Upaya membangun generasi muda yang jujur dan berintegritas terus diperkuat Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Salah satunya melalui Lomba Melukis Antikorupsi 2026 jenjang SMP yang digelar Selasa (3/11/2026), dengan melibatkan 70 peserta perwakilan dari berbagai sekolah di Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk kreativitas seni pelajar. Lebih dari itu, lomba tersebut menjadi sarana edukasi untuk menanamkan kesadaran antikorupsi sejak dini sekaligus membentuk karakter generasi muda yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan integritas.
Dalam perlombaan tersebut, para peserta diberi kebebasan menuangkan ide, gagasan, serta pesan moral tentang antikorupsi melalui karya poster. Beragam pesan kreatif ditampilkan, mulai dari pentingnya berkata jujur, berani menolak kecurangan, hingga membangun budaya integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di ruang kelas. Nilai-nilai kejujuran dan integritas harus ditanamkan melalui pembiasaan serta kegiatan nyata yang mampu membangun kesadaran peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa kejujuran merupakan nilai mendasar yang harus dijaga. Pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini, bukan hanya melalui pengetahuan, tetapi juga melalui pembentukan sikap dan karakter dalam kehidupan sehari-hari,” demikian penegasan yang dapat disampaikan Kepala Dinas Pendidikan.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, bertanggung jawab, serta berani mempertahankan prinsip kebenaran.












