Dengan adanya program TMMD ini para tenaga pengajar dan siswa setidaknya merasa terbantu akses jalan sudah diperbaiki. Sebagai Babinsa, sudah menjadi tugas dan kewajiban untuk selalu berperan aktif dalam mengatasi kesulitan warga binaan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 1 Petuk Katimpun, Lendang, S.Pd membenarkan bahwa sekolahnya harus diliburkan jika terjadi banjir. Para guru pun berharap ada perhatian lebih dari pemerintah terkait fasilitas sekolah hingga kelayakan bagi para tenaga pengajar.
“Sekarang jalan sudah mulai bagus setelah adanya jembatan titian yang diperbaiki TNI dalam program TMMD. Sementara untuk di sekolah kami masih mengharapkan perhatian pemerintah,” tutupnya.(ryt)












