“Semoga kegiatan pembangunan kemanunggalan rakyat yang diakomodir Pemerintah Kota dan dikerjakan oleh TNI ini menjadi manfaat bagi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan agar pemerintah tidak ragu-ragu dalam membangun apalagi untuk kepentingan masyarakat. Perwira Tinggi kelahiran Pati ini juga meminta masyarakat untuk memilihara apa yang sudah dibangun agar kedepannya menjadi pusat perhatian nasional maupun internasional.
“Setelah TMMD mungkin ada Karya Bhakti. Saya sudah berbincang dengan Wali Kota kita bangun kota Palangka Raya yang cantik. Palangka Raya besar ternyata, bukan hanya wilayah Kota nya, masih banyak lahan yang kosong. Masih Potensial ke depannya dan menjadi pusat perhatian investor,” pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 1016/Plk Kolonel Inf Frans Kishin Panjaitan, menuturkan kegiatan program TMMD ini sebagai bentuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat semakin kokoh untuk bersama-sama memajukan pembangunan wilayah guna kesejahteraan masyarakat dan membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan.
“Pelaksanaan TMMD ini sendiri dilaksanakan 31 hari berlangsung dari tanggal 11 Oktober sampai dengan tanggal 9 November 2022,” jelasnya.

Menurutnya, kemanunggalan TNI Rakyat ini dimanfaatkan secara maksimal dalam rangka menyiapkan Ruang Juang, Alat juang dan Kondisi juang yang Tangguh.
“Kegiatan TMMD kita fokuskan pada kegiatan fisik yaitu pekerjaan perbaikan jembatan titian sebagai akses jalan masyarakat dan salah satu wujud pemerataan pembangunan di Kota Palangka Raya,” terangnya. (Ryt)












