Dwiyana istri dari Aladin menderita sakit katarak sudah cukup lama dimana awal mula sakit yang diderita gegara jatuh dari pohon nira, Dwiyana yang bekerja sebagai pengrajin sapu lidi aren dengan mengambil bahan baku lidi memanjat pohon tersebut dan terjatuh, entah bagaimana kemudian mata istri Aladdin tertimpa serpihan kulit pohon nira karena tidak pernah di kontrol dan di obati sehingga saat ini menjadi menderita katarak.
Kami akan mencoba melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan dan elemen lainnya yang peduli memberikan jalan pengobatan katarak kepada sdri. Dwiyana sehingga bisa sembuh dan kembali beraktifitas lagi ujar Riyan bersama Kapolsek Tempilang.
Kegiatan peduli warga ini aktif dilakukan oleh Kapolsek Tempilang bersama komunitas HTMC Peduli kecamatan Tempilang sebagai wujud komitmen Polri bersama masyarakat untuk membantu meringankan beban warga yang membutuhkan, ungkap Riyan.
Ketua RT 09 dusun Sika Wahel saat berita ini di turunkan belum bisa di konfirmasi, namun menurut pengakuan Aladin dirinya bersama istri tinggal di tempat tersebut belum melapor kepada RT setempat kalau mereka telah menetap di tempat itu.
Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan untuk membantu sesama bagi yang membutuhkan, selama ini kegiatan kami di support maksimal oleh Kapolsek Tempilang untuk kita bisa sama-sama dapat berbagi, tutup Riyan.












