
Bahkan berkembang isu di masyakat akan adanya Hinting ke Perusahaan sehingga membuat khawatir para karyawan yang bekerja di Perusahaan sawit tersebut. Mendengar isu yang berkembang pihak DAD langsung mengambil sikap hadir dan datang ke lokasi Perusahaan untuk mendamaikannya.
Berkat kesigapan serta ketulusan dan kejujuran para punggawa DAD suasana yang tadinya tegang dan alot berubah menjadi gembira dan kedua belah pihak Hangkat Hambai Hampahari (menjadi saudara).
Bahkan 8 (delapan) orang Damang dibawah komando kordinator Damang Markos Tuwan dan kawan-kawan justru mendukung penyelesaian sengketa secara Adat, justru dari kedua belah pihak yang berseteru langsung akrab dan menjadi saudara angkat. (Ryt)












