Warga Kampung Dingin Kubar Tutup Aktivitas dan Kantor PT EBH

admin
Img 20230206 Wa0118

Mediaciber.net.Samarinda – Warga Kampung Dingin Kecamatan Muara Lawa Kabupaten Kutai Barat menutup kantor PT Energi Batu Hitam (EBH) di jalan Trans Kalimantan serta menghentikan aktivitas di lahan tambang sejak 2 Februari 2023.

Kemudian dilanjutkan dengan aksi demonstrasi di depan kantor EBH, Sabtu (4/2/2023).
Aksi penutupan dan demonstrasi itu dipimpin dua perempuan kakak beradik asal kampung Dingin, yakni Priska Misen dan Erika Siluq.

Dalam surat pemberitahuan yang diketahui Minggu (5/2/2023), diterangkan bawah aksi penutupan itu dilakukan karena pihak perusahaan tidak mengindahkan tuntutan mereka sejak Juli 2022.

Tuntutan pertama adalah pengerusakan tanam tumbuh di lokasi ladang akibat aktivitas tambang batu bara.

“Hal ini kami lakukan dikarenakan kegiatan PT.Energi Batu Hitam sudah merusak ladang serta tanam tumbuh yang ada di dalamnya. Merusak aliran sungai yang mengalir kearah Sungai Dingin,” jelas Priska.

Alasan lainnya mereka merasa terancam dengan keberadaan gudang bahan peledak yang terlalu dekat dengan ladang.

“Gudang bahan peledak sangat dekat dengan ladang kami, itu akan sangat berbahaya dan mengancam keamanan kami saat kami berada di ladang,” terang Priska.
Sementara adiknya Erika Siluq dalam video yang beredar menuding bisnis energi batu hitam tidak ramah lingkungan dan tidak ramah masyarakat adat.

“Mereka melaporkan konflik lahan kepada pejabat kepolisian. Berapa banyak lagi pemilik lahan akan terjerat hukum,” ucap Erika dalam video yang diunggah di media sosial dan mendapat izin dikutip media.

Menurutnya izin hanya terbatas waktu tertentu, tapi masyarakat akan selama-lamanya ada di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!