Gus Halim Minta Program TEKAD Lebih Maksimal dan Dirasakan Masyarakat

mediaciberjabar
Img 20230301 Wa0055

“Yang pasti kita sepakat untuk kita tingkatkan lagi kinerja kita bersama-sama, agar 2023 ini jauh melebihi ekspektasi yang kita lakukan di 2022. Dan 2024 sudah kita rancang secara lebih matang daripada 2023. Sehingga nanti running di 2024 kita tinggal melanjutkan apa yang kita peroleh di 2023,” paparnya.

Sementara itu, Hani Elsadani Salem mengaku senang dan antusias dengan pendekatan yang dilakukan Mendes PDTT dalam menyelesaikan permasalahan.

Oleh sebab itu, Hani Elsadani juga siap dan bersepakat meningkatkan kinerja IFAD di tahun 2023 untuk menyukseskan program TEKAD.

“Saya sangat senang mendengar komitmen Pak Menteri tadi, kami dan tim juga akan siap mendukung. Kami juga sangat senang mendengar pendekatan yang Pak Menteri lakukan, menyelesaikan dulu permasalahan yang berkaitan langsung dengan masyarakat harus diprioritaskan. Kami dan tim siap mendukung komitmen tersebut. Kita siap dan sepakat untuk meningkatkan kinerja di tahun 2023,” tandas Hani.

Lebih lanjut Hani Elsadani mengatakan, meskipun program TEKAD ini pada awalnya sedikit menemui sejumlah kendala terutama pada pelaksanaan saat-saat COVID-19, namun akhir-akhir ini program ini semakin menunjukkan kondisi yang jauh lebih baik.

“Kemitraan kami di IFAD dengan Kemendes ini adalah sesuatu yang sangat kami hargai dan apresiasi terutama adalah program TEKAD. Tentu saja ada program lain sebelum ini, dan kami sangat menantikan inisiatif-inisiatif untuk menguatkan program ini,” ujar Hani Elsadani.

Diketahui, Program TEKAD dilakukan untuk mempercepat pembangunan di wilayah Indonesia Timur, khususnya sektor pangan.

Saat ini, ada lima provinsi yang menjadi sasaran program TEKAD, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT)

Sumber: Kemendes PDTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!