” Karena Acen ini dengan terang terangan mengerahkan ratusan masaa yang menggunakan ( senjata tajam) menyerang lahan sengketa yang di jaga warga Pelantantaran dan parahnya diduga hok kim alias acen menghembuskan isu sara sehingga ratusan massa tersebut yang sebenarnya sesama suku dayak mau memaksa menduduki lahan sengketa dan ikejadian pada rabu 7 febuari 2023 disaksikan aparat kepolisian ,Ada apa ini ” Ungkapnya lebih lanjut
Ia juga menambahkan dikutip dari beberaps media Pak Hadi ( Menteri ATR/BPN) menegaskan sinergi dan kolaborasi yang sudah baik antara Polda, Kejati, pemerintah daerah, dan Kanwil ATN/BPN agar terus dijaga dan ditingkatkan kedepannya agar permasalahan mafia tanah yang masih banyak dipelosok dapat segera ditindak lanjuti secara serius
“:Dan ada pernyataan beliau ( Menteri ATR/BPN) yang menegaskan dan meminta oknum mafia tanah untuk segera diberantas, jadi saya yakin pihak penegak hukum bekerja profesional dan tak ada lagi dugaan keberpihakan ” ungkapnya.
Terpisah Agus salah seorang warga Desa Pelantantaran yang runahnya berdekatan dengan lahan sengketa mrngatakan kalai inilah saatnya Polres Kotim menunjukkan kredibilitasnya.
” Kami ingin Polres Kotim dipandang masyarakat netral sehingga bisa menepis rumor kalau ada dugaan keberpihakan terhadap salah satu pihak ,kita yakin Polres Kotim bisa menegakkan hukum seadil adilnya” tutupnya,. (Ryt)










