Mediaciber.net.Kediri – Momen Ramadhan ternyata tidak membuat praktik prostitusi di Kota/ Kab Kediri meredup, malah semakin melonjak tajam. Meski Bulan Suci, nyataka praktik “esek-esek” tersebut justru kian marak.
Para pekerja seks komersial itu menjajakan layanannya melalui aplikasi online. Mereka pun selalu berpindah-pindah dari satu hotel ke hotel yang lain maupun kos jam jam an yang marak beredar di medsos.
Tuntutan ekonomi memaksa BL (24) nekat menjual diri ke pria hidung belang. Perempuan asal Kota Kediri ini mengaku sudah menjalankan praktik prostitusi ini selama 5 terakhir dengan memanfaatkan aplikasi online.
“Sehari ada tiga sampai lima pelanggan, untuk tarifnya berkisar Rp 3 ratus ribu – Rp 500 ribu sekali kencan,” kata BL, Kamis (28/3).
BL, ibu anak satu ini mengaku bahwa apa yang dilakukan ini hanya untuk menutupi kebutuhan menjelang lebaran yang semakin didepan mata.










