“Tersangka diduga menjadi perantara dalam jual beli hingga mendapatkan keuntungan pribadi berupa Uang Rp 300.000,” ujarnya.
Saat diinterogasi, AIB mengaku menjadi kurir sabu-sabu atas perintah temannya satu kampung, yakni YA. Di hari yang sama, petugas menggerebek YA di rumahnya yang diduga baru saja mengonsumsi sabu-sabu.
Dari tangan YA, polisi menyita 5 plastik klip berisi sabu-sabu dengan berat total 1,62 gram, 1 bungkus plastik klip kosong, 5 buah potongan sedotan plastik, 2 skrop dari sedotan plastik, 1 unit timbangan digital serta 1 unit handphone.
AKP Yani menyatakan, pihaknya terus mengembangkan pengusutan kasus tersebut dan memburu pelaku lain yang berperan sebagai bandar. “Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya.
( Tim )










