Mediaciber.net.Lamongan -Kualitas bangunan jalan Rabat Beton Desa Pucakwangi Kecamatan Babat, dipertanyakan . Sebab membuat mata dan perasaan warga yang melewatinya tidak merasa nyaman . Karena proyek yang bersumber dari dana desa Lamongan
tahun anggaran 2024 itu terlihat mulai retak.
ada dugaan kurangnya pengawasan dari pemerintah terkait atas pembangunan proyek jalan rabat beton tersebut juga patut di duga dikerjakan Asal jadi oleh rekanannya.
Pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana desa, yang menggunakan anggaran desa, baik dana maupun anggaran lainnya, seharusnya dikerjakan secara maksimal dan sebaik mungkin, serta dengan kwalitas terbaik.
Berbeda halnya dengan pembangunan rabat beton Desa Pucakwangi Kecamatan Babat, yang diketahui ada 2 titik fokus pembangunan rabat beton, yakni jalan usaha tani utara permukiman dengan volume 175 meter x 3,50 meter x 0,15 meter, dengan biaya Rp. 153.000.000 yang bersumber dari Dana Desa 2024. Kemudian pembangunan rabat beton yang berlokasi di RT. 04/ RW. 02 Desa Pucakwangi, dengan volume 253 meter x 2,75 meter x 0,15 meter dengan biaya Rp. 171.810.000 juga bersumber dari Dana Desa 2024, sudah mengalami keretakan dibeberapa titik, dan hanya ditambal sulam, bahkan yang lebih parah, rabat beton sudah ada yang mengelupas.












