Selama acara, para peserta diperkenalkan dengan teknik-teknik bertani di lahan terbatas, seperti hidroponik, aquaponik, serta cara menanam berbagai tanaman dengan media yang efisien. Para peserta juga diajak untuk terlibat langsung dalam praktek penanaman dan perawatan tanaman. Selain itu para peserta juga diberikan pembelajaran proses pembuatan sabun dari limbah minyak jelantah.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari peserta, bahkan beberapa siswa tidak ingin cepat pulang karena sedang asyik belajar urban farming. Dengan adanya pembelajaran ini, diharapkan dapat memberi dampak positif dalam memperkenalkan konsep pertanian modern kepada siswa usia dini, sekaligus memberikan mereka keterampilan yang berguna untuk masa depan.(aji)












