Warga Gresik Utara dan Selatan di Bulan Ramadhan, Lingkungan Rumah Dikepung Banjir

admin
Img 20250302 Wa0068

“Kecamatan Kedamean, khususnya Desa Cermen, mengalami genangan yang mempengaruhi 22 hektar sawah. Kondisi saat ini menunjukkan genangan di Kecamatan Balongpanggang mulai surut, sementara di Kecamatan Cerme, Menganti, dan Kedamean, air masih mengalami peningkatan perlahan,” terang dia.

Selain Kali Lamong, luapan Bengawan Solo juga mengakibatkan banjir di Kecamatan Bungah, Dukun, dan Manyar. Kemudian di Kecamatan Bungah, banjir merendam 20 hingga 35 rumah di berbagai dusun, termasuk fasilitas umum seperti masjid dan sekolah.

Kecamatan Dukun juga terdampak, dengan Desa Madumulyorejo dan Jrebeng mengalami genangan di rumah-rumah warga dan jalan lingkungan. Kecamatan Manyar, tiga rumah di bantaran sungai di Desa Sembayat tergenang, sehingga warga harus membuat tanggul penahan air.

Upaya Penanganan, BPBD Gresik bersama berbagai pihak telah melakukan berbagai langkah penanganan, termasuk koordinasi dengan BBWS Bengawan Solo, BPBD Jawa Timur, serta pemerintah desa dan kecamatan terdampak.

Evakuasi warga ke tempat yang lebih aman serta pendirian tenda pengungsian di Desa Bringkang dan Desa Boboh. Penempatan perahu evakuasi di titik-titik kritis, termasuk Desa Boboh, Kedungrukem, dan Pandu.

Distribusi logistik ke dapur umum di desa-desa terdampak untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. BPBD juga terus memantau kondisi di lapangan dan mengimbau warga yang berada di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.(aji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!