“Kami tunggu tindakan nyatanya. Jangan hanya dilempar ke sana kemari, padahal warga sudah menolak sejak awal,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Dampak Serius Dugaan Makam Fiktif Ini:
Merusak kepercayaan terhadap pemerintah desa
Mengaburkan sejarah lokal yang semestinya dijaga
Potensi pelanggaran hukum administratif dan pidana
Indikasi penyalahgunaan anggaran desa
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari pihak desa. Desakan warga agar makam dibongkar dan audit anggaran dilakukan pun belum mendapat respon memuaskan. Masyarakat pun semakin kehilangan kepercayaan dan menuntut campur tangan tegas dari Pemkab Lamongan.(Birin)










