Ciptakan Kota Kediri City Tourism, Paguyuban Jl. Dhoho Dukung Penataan PKL

admin
Img 20250513 Wa0049

“Kita berikan kelonggaran saat puasa dan hari raya karena ada permintaan dari PKL, makanya ini setelah hari raya kita peringatkan lagi untuk menaati Perda dan Perwali. “Kita sebenarnya sudah memberikan kelonggaran, jadi berdasarkan peraturan jam berjualan pukul 21.00 WIB, maka kami toleransi memberikan waktu untuk persiapan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Syamsul juga mengimbau kepada seluruh PKL agar senantiasa menaati Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota Kediri.

Sementara Ketua paguyuban Jalan Dhoho kota kediri Bayu Apri Kale mengatakan, pentingnya kedisiplinan dalam berjualan agar tercipta harmoni antara PKL, pemilik toko, dan masyarakat umum.

Harapan kami, para PKL bisa memahami aturan ini dibuat demi kebaikan bersama, bukan untuk membatasi rezeki. Kalau semua taat aturan, insyaallah aktivitas jual beli tetap berjalan lancar dan masyarakat pun merasa nyaman,” harap Bayu.

Img 20250513 Wa0050

Sementara H.Heri Susanto selaku dewan pengawas Paguyuban Jalan Dhoho kota kediri menyampaikan Ini bukan semata soal ketertiban saja Mas, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan masyarakat khususnya yang melewati sepanjang jalan Dhoho.

Hal ini selaras dengan pencetusan D’CITO atau tujuh program unggulan Wali Kota Kediri untuk mendukung realisasi Kediri City Tourism Ngangeni serta mewujudkan visi Kediri MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangeni) dan diharapkan dapat bermuara pada struktur perekonomian lokal,tutupnya. (sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!