Sementara itu Warga dari desa Morowudi juga senada dan mengungkapkan kekecewaan mereka, karena sejak PT JPN beroperasi, tidak ada sosialisasi sama sekali mengenai dampak lingkungan kepada masyarakat sekitar.
“Kami merasa diabaikan. Tidak ada izin atau pemberitahuan ke warga terkait polusi udara ini. Tiba-tiba bau saja yang kami terima,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak manajemen PT JPN untuk mendapatkan klarifikasi terkait keluhan warga tersebut. Sementara itu, warga mengancam akan melakukan aksi demo dan akan melaporkan masalah ini ke Dinas terkait Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak berwajib Kabupaten Gresik jika tidak ada perubahan dalam waktu dekat. (Red)










