Usai tausiyah, seluruh warga sekolah melaksanakan makan bersama. Duduk bersila dan berbagi hidangan menjadi simbol kebersamaan serta sarana mempererat hubungan antara guru dan siswa di luar ruang kelas.

“Sholat adalah ibadah pokok. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan siswa memahami dan mempraktikkan sholat dengan benar sesuai tuntunan,” tambah Heri.
Hingga siang hari, kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi bagian dari komitmen SMPN 2 Mojo dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan sosial yang kuat.(sinyo)










