Sementara itu pihak takmir masjid sudah menyampaikan agar tidak ramai sampai malam dan jumatan juga jangan buka tapi nasehat itu semua tidak digubris.
Bahkan Didik pelanggan tetap saat dikonfirmasi awak media mengatakan ” Setahu saya warung ini punya pengurus YPPI dan satunya punya pengurus sepak bola yang sepi itu.” jelasnya.
Disisi lain beberapa tokoh agama juga masyarakat PPI menanyakan kenapa mendirikan warung di depan masjid tidak ada koordinasi sama sekali .
Udin salah satu warga juga menambahkan ” Didalam perum sini memang sudah lama peraturannya boleh buka 24 jam , bahkan dulu juga ada yang minum – minum tapi sudah di komplain tetangga sebelah , minuman itu dari luar atau gimana saya ga tau jadi pihak sekurity ditanya apabila ada orang dari luar mau ngopi didalam juga dipersilahkan masuk. ” pungkasnya.( tim)












