“Melalui deteksi dini yang tepat, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif, inklusif, dan berkeadilan, sehingga tidak ada peserta didik yang tertinggal maupun terabaikan potensinya,” tambahnya.
Bimtek ini dirancang untuk membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dalam mengidentifikasi potensi serta karakteristik belajar peserta didik sejak dini.
Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar inteligensi, teknik observasi, penggunaan instrumen deteksi, hingga penerapan hasil deteksi dalam perencanaan pembelajaran.
Peserta yang terdiri dari guru PAUD, SD, hingga SMP tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Selain pemaparan materi, bimtek juga diisi dengan sesi praktik, diskusi kelompok, serta studi kasus yang disesuaikan dengan kondisi pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kabupaten Jombang berharap para guru mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran sehari-hari, sehingga layanan pendidikan di Jombang semakin responsif terhadap kebutuhan dan potensi unik setiap peserta didik.(kas)












