Mediaciber.net.Kediri – Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menjadi potret nyata keberhasilan implementasi nilai-nilai Pancasila di era kekinian. Tingginya toleransi, kuatnya gotong royong, serta kemandirian warga menjadikan desa ini meraih Juara Umum Lomba Kampung Pancasila Tingkat Nasional Tahun 2025, sekaligus Juara 1 Kategori Pembinaan Ketahanan Pangan.
Nilai-nilai Pancasila telah lama hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Desa Canggu. Mulai dari generasi muda hingga lanjut usia, seluruh warga aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa, menjaga kerukunan, serta memperkuat solidaritas sosial.
Komitmen ini mendapat dukungan penuh dari Kodim 0809/Kediri yang secara konsisten mendorong penguatan Kampung Pancasila sebagai upaya membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Program ini diharapkan mampu menciptakan hubungan sosial yang harmonis, damai, dan berkelanjutan.
Penghargaan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Lomba Kampung Pancasila Tingkat Nasional Tahun 2025 yang digelar oleh TNI Angkatan Darat bekerja sama dengan Astra Group.
Komandan Koramil 11 Pare, Kapt Arm Bangun Budi Adi, menjelaskan bahwa capaian Desa Canggu tidak diraih secara instan. Proses panjang dimulai dari seleksi tingkat kecamatan, Kodim, Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya, hingga Kodam V/Brawijaya.
“Desa Canggu memiliki potensi unggulan yang terintegrasi, terutama di sektor ketahanan pangan seperti budidaya melon, selada, dan ikan lele yang mendukung program swasembada pangan Presiden RI,” ungkapnya, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, terdapat empat indikator utama penilaian, yakni ketahanan pangan, pembinaan UMKM, pembinaan wanra (pertahanan wilayah), dan peran aktif karang taruna.
Dalam aspek ketahanan pangan, tim penilai meninjau ketersediaan lahan pangan desa, keterlibatan masyarakat dan pemerintah desa, kemandirian pemenuhan pangan, hingga kontribusi program tersebut terhadap penurunan angka stunting.
Sementara pada pembinaan UMKM, penilaian mencakup kemandirian ekonomi warga, produk unggulan desa, keberadaan pasar rakyat, koperasi desa, serta dukungan pemerintah desa terhadap pelaku usaha lokal.












