Jelang Ramadan–Lebaran, Satgas Gabungan Sikat Pasar Pamenang: Harga Aman, Cabai Rawit Merah Merangkak Naik

admin
Img 20260212 Wa0040

Pasokan diperkuat panen yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, ditambah distribusi Bulog dan mitra pedagang melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pemerintah daerah juga menggencarkan Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai rem pengendali harga.

Tak hanya sembako, perhatian juga tertuju pada LPG 3 kilogram yang permintaannya biasanya melonjak jelang Ramadan. Kuota 2026 tercatat sekitar 157 ribu metrik ton, hampir sama dengan tahun sebelumnya, dengan serapan 2025 mencapai 99 persen—indikasi distribusi berjalan optimal.

Dari sisi penegakan hukum, aparat memastikan tak ada ruang bagi spekulan. Kanit 2 Pidsus Satreskrim Polres Kediri, Iptu Aji Riski Ananda, menegaskan pengawasan dilakukan menyeluruh.

“Kami bersama Satgas Pangan mengawasi seluruh rantai distribusi. Tidak boleh ada permainan harga atau penimbunan,” tegasnya.

Sejauh ini belum ditemukan praktik penimbunan maupun pelanggaran hukum. Kenaikan cabai rawit merah dipastikan akibat faktor cuaca yang memengaruhi produksi.

“Kami imbau pelaku usaha tidak menimbun barang demi keuntungan berlebih. Jika ada unsur kesengajaan yang merugikan masyarakat, akan kami proses. Namun saat ini belum ada temuan,” tandas Aji.

Pengawasan dipastikan akan diperketat mendekati Lebaran. Masyarakat pun diminta aktif melapor jika menemukan indikasi permainan harga atau distribusi.

Dengan hasil sidak ini, stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di Kabupaten Kediri masih dalam kondisi aman dan terkendali. Namun pemerintah dan aparat tak lengah, karena menjaga daya beli masyarakat jelang hari besar keagamaan adalah harga mati.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!