Ramadan Digarap Total! Disdik Kediri Gaspol SBR, Siapkan Award dan Sidak Sekolah

admin
Img 20260212 Wa0038

“Sekolah harus benar-benar menghidupkan budaya religi, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Kami akan pantau langsung,” tambahnya.

Di sisi lain, Disdik juga menerbitkan surat edaran dan petunjuk teknis (juknis) khusus pelaksanaan KBM selama Ramadan. Jam masuk sekolah disesuaikan, durasi pelajaran dipangkas dari 40 menit menjadi 30 menit, serta jadwal kegiatan ditata agar tetap efektif tanpa menguras energi siswa yang berpuasa.

Penguatan karakter juga dipertegas lewat kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Kini, setiap upacara bendera hari Senin dilengkapi pembacaan ikrar siswa, berdampingan dengan lagu Indonesia Raya dan Lagu Kerukunan Siswa.

“Religius kuat, nasionalisme juga harus kokoh. Dua-duanya tidak bisa dipisahkan,” jelas Wawan.

Dengan langkah terukur, monitoring ketat, dan sistem apresiasi berbasis kinerja, Disdik Kabupaten Kediri mengirim pesan tegas: Ramadan bukan jeda pembelajaran, melainkan momentum lompatan pembentukan generasi berkarakter, berakhlak, dan berjiwa kebangsaan.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!