Perkuat Ekonomi Lokal, Pengurus Dekranasda Jombang 2025–2030 Resmi Dilantik

admin
Img 20260214 Wa0004

“Fokus kami adalah memastikan karya tangan terampil masyarakat Jombang memiliki nilai jual tinggi dan dihargai di pasar luas. Dekranasda harus menjadi wadah kolaborasi yang solid antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan pelaku UMKM,” tegas Yuliati.

Salah satu target jangka pendek adalah integrasi dengan wisata religi. Dekranasda akan bekerja sama dengan agen travel untuk mengarahkan peziarah Makam Gus Dur agar berkunjung ke galeri Dekranasda. Selain itu, seluruh kantor OPD dan Kecamatan diwajibkan memasang display produk unggulan di lobi kantor sebagai bentuk dukungan pemasaran langsung.

“Kepengurusan periode ini membawa sejumlah program konkret yang menyasar langsung akar rumput, di antaranya Program “Bapak Asuh”: Berkolaborasi dengan perusahaan ritel besar dan industri untuk membina klaster usaha kain sarung goyor, produk makanan olahan, serta keripik. Mendukung terciptanya wirausaha baru di tingkat dusun guna memeratakan ekonomi di seluruh wilayah Jombang. Menyusun Katalog Resmi Souvenir Pemkab Jombang dan mengisi marketplace lokal agar produk UMKM menjadi pilihan utama bagi tamu daerah serta seluruh OPD. Menjalin kerja sama dengan agen travel untuk mengarahkan wisatawan, khususnya peziarah Makam Gus Dur, agar berkunjung dan berbelanja di galeri resmi Dekranasda”, papar Yuliati Nugrahani Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh Wabup Salmanudin, ditegaskan bahwa kepengurusan baru ini harus bergerak cepat menyelaraskan visi dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Jombang tahun 2026. Salah satu gebrakan utamanya adalah integrasi dengan program “1 Dusun 1 Wirausaha Baru (WUB)”.

“Dekranasda harus bersinergi dengan program 1 Dusun 1 Wirausaha Baru. Kita memiliki klaster potensial seperti Tenun Sarung Goyor di sektor kriya, serta olahan makanan, minuman, dan keripik yang punya potensi besar dipasarkan melalui jejaring strategis Dekranasda,” ujar Salmanudin mengutip arahan Bupati.

Gus Wabup juga menekankan pentingnya kurasi yang ketat. “Saya berharap Dekranasda melakukan kurasi terhadap kualitas, kemasan, dan branding agar produk kita naik kelas. Standar kualitas harus tinggi sehingga layak menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang datang ke Jombang,”tuturnya.

Menghadapi tantangan zaman, Pemerintah Kabupaten Jombang mendorong Dekranasda untuk lebih adaptif. Wabup Salmanudin menginstruksikan percepatan implementasi QRIS dan perluasan akses pasar melalui marketplace nasional maupun lokal.

Strategi penguatan ekonomi juga akan melibatkan sektor swasta. “Kepada perusahaan besar dan menengah, saya harapkan peran aktifnya sebagai ‘Bapak Asuh’ bagi pelaku usaha mikro melalui pendampingan manajemen dan penyediaan ruang etalase khusus di gerai modern,” pungkasnya.(kas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!