Ultimatum Penambang Kediri: Truk ODOL Dibiarkan, Ribuan Massa Siap Kepung Jalan

admin
Img 20260218 Wa0035

“Ini bukan soal kepentingan pribadi. Jalan rusak karena muatan berlebih, risiko kecelakaan meningkat, persaingan usaha jadi tidak sehat. Kalau aparat diam, rakyat yang bergerak,” katanya tajam.

Meski mengeluarkan ultimatum, Tubagus masih membuka ruang dialog dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Ia berharap langkah konkret segera dilakukan melalui operasi gabungan, razia rutin, dan penindakan terbuka terhadap pelanggar ODOL.

“Kami masih menunggu Bupati Kediri dan Kapolres Kediri menunjukkan keberpihakan pada hukum. Kalau ada tindakan nyata, kami dukung penuh. Tapi kalau hanya diam, jangan salahkan kalau ribuan massa turun,” tandasnya.

Tubagus juga memastikan aksi akan berlangsung tertib sesuai prosedur hukum, namun dengan jumlah massa besar sebagai simbol keseriusan sikap.

“Ini bukan ancaman. Ini komitmen. Hukum harus tegak tanpa pandang bulu. Kalau tidak, suara penambang dan armada Kediri Raya akan kami gaungkan sampai pusat,” pungkasnya.

Kini tekanan publik mengarah ke pemerintah daerah dan aparat penegak hukum: bertindak tegas menjaga wibawa hukum, atau bersiap menghadapi gelombang protes besar dari lapangan dalam waktu dekat.(sinyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!