Mas Dhito Gagas Kawasan Budidaya Terpadu, Solusi Pengembangan Peternak Ayam Petelur di Kediri

admin
Img 20260307 Wa0018

Mediaciber.net.Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito menggagas pendirian kawasan budidaya terpadu sebagai solusi atas keterbatasan lahan yang selama ini dihadapi para peternak ayam petelur (layer) di Kabupaten Kediri.

Sebagai salah satu sentra produksi telur di Jawa Timur, para peternak layer di Kabupaten Kediri masih menghadapi kendala dalam mendirikan kandang yang sesuai dengan ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk pengembangan usaha mereka.

Menanggapi persoalan tersebut, Mas Dhito menegaskan pada periode kedua kepemimpinannya ia ingin menuntaskan berbagai hambatan yang selama ini dialami peternak, khususnya terkait penyediaan lahan yang ideal dan terencana.

“Dari DKPP kemarin mengajukan kajian kawasan industri peternakan. Itu bagus, tapi kenapa tidak sekalian kita kembangkan menjadi kawasan budidaya,” kata Mas Dhito saat bertemu dengan jajaran pengurus dan anggota Koperasi Produsen Peternak Unggas Kediri (KPPUK), Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, konsep kawasan budidaya terpadu tidak hanya akan menyelesaikan persoalan peternak layer. Kawasan tersebut juga berpotensi menjadi pusat pengembangan sektor lain seperti perikanan air tawar maupun pertanian, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Data per 6 Maret 2026 menunjukkan populasi ayam petelur di Kabupaten Kediri mencapai 7.569.539 ekor dengan produksi telur sekitar 5.917.100 kilogram per bulan. Angka tersebut jauh melampaui kebutuhan telur masyarakat Kediri yang hanya sekitar 891.700 kilogram per bulan, sehingga daerah ini mengalami surplus produksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!