Mediaciber.net.Kediri – Wali Kota Vinanda Prameswati menegaskan bahwa kekuatan umat terletak pada kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Wali Barokah di Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Vinanda mengaku bersyukur dapat hadir dan berkumpul bersama para ulama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen pemerintahan di lingkungan pesantren yang menurutnya selalu menjadi ruang pertemuan hangat selama Ramadan.
“Alhamdulillah sore hari ini saya sangat bersyukur bisa hadir dan duduk bersama panjenengan semua di Ponpes Wali Barokah. Tempat yang setiap Ramadan selalu menjadi ruang pertemuan hangat antara ulama, umaro, dan masyarakat,” ujar Vinanda.
Ia menilai komposisi tamu undangan yang hadir mencerminkan kekuatan kolaborasi yang dimiliki Kota Kediri. Menurutnya, sinergi antara ulama, aparat keamanan, pemerintah, lembaga keuangan, serta masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.
“Ada ulama yang menjaga nilai dan moral umat, aparat yang menjaga stabilitas dan keamanan, lembaga keuangan yang menjaga keseimbangan ekonomi, pemerintah yang memastikan kebijakan berpihak kepada masyarakat, dan masyarakat yang menjadi roh dari semuanya. Inilah wajah Kota Kediri yang sesungguhnya, kolaboratif, rukun, dan saling menguatkan,” katanya.
Vinanda juga menyinggung berbagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial selama Ramadan hingga Idul Fitri. Ia menyebut pemerintah pusat tengah bekerja keras menjaga stabilitas harga pangan serta memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat.
Di tingkat daerah, Pemerintah Kota Kediri berupaya menerjemahkan semangat tersebut melalui langkah konkret, seperti memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, mengendalikan inflasi, menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran, serta menjaga aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, inflasi terkendali, bantuan sosial tepat sasaran, UMKM tetap bergerak, serta daya beli masyarakat selama Ramadan tetap terjaga,” jelasnya.












