Musrenbang RKPD 2027 Di Buka Bupati, Jalan Mulus Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi Tulungagung

sulthon76
Img 20260313 Wa0000

Menurutnya, Musrenbang tingkat kabupaten menjadi forum strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan yang berasal dari desa, kelurahan, kecamatan, hingga pokok-pokok pikiran DPRD.
Melalui forum ini, pemerintah daerah memastikan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya bersifat teknokratis, tetapi juga partisipatif dan mampu menjawab persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
“Musrenbang menjadi ruang dialog untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar tepat sasaran dan menjembatani visi RPJMD dengan implementasi program di lapangan,” jelasnya.

Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Tulungagung berkomitmen untuk mempercepat pencapaian pembangunan daerah meliputi meningkatkan daya saing perekonomian berbasis hilirisasi sektor unggulan dan pembangunan desa, mewujudkan lingkungan hidup serta infrastruktur yang berkualitas, membangun sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan menjunjung nilai keguyuban, menuntaskan kemiskinan secara terpadu dan kolaboratif, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inklusif, dan bersih dari korupsi.

Bupati menambahkan salah satu fokus utama pembangunan tahun 2027 adalah percepatan pembangunan infrastruktur jalan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Gatut Sunu bahkan meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar alokasi anggaran pembangunan jalan tahun 2027 minimal setara dengan tahun sebelumnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan jasa sekaligus menekan biaya transportasi masyarakat.
“Jika jalan alus dan mulus, distribusi ekonomi akan lancar. Akses masyarakat ke pendidikan, layanan publik, dan pusat ekonomi juga semakin mudah,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang merata akan menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Musrenbang Harus Hasilkan Program Prioritas
Bupati Gatut Sunu berharap Musrenbang tidak sekadar menjadi forum seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan kesepakatan program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!