Disparbud Kabupaten Kediri Gaspol Wujudkan Lingkungan Bersih Lewat Gerakan Kediri Berbudaya ASRI

admin
Img 20260331 Wa0020

Mediaciber.net.Kediri – Komitmen menjaga lingkungan hidup terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kediri melalui berbagai gerakan nyata. Salah satunya diwujudkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri melalui pelaksanaan Gerakan Kediri Berbudaya ASRI, sebuah langkah strategis membangun budaya bersih, sehat, dan berkelanjutan dari lingkungan kerja pemerintahan.

Gerakan ini melibatkan seluruh unsur, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, dunia usaha hingga masyarakat. Pelaksanaannya dilakukan secara rutin setiap hari Selasa selama 30 menit sebelum jam kerja dimulai sebagai bentuk pembiasaan budaya peduli lingkungan.

Di lingkungan Disparbud Kabupaten Kediri, seluruh pegawai terlibat langsung dalam aksi nyata seperti kerja bakti membersihkan area perkantoran, merapikan ruang kerja, menanam dan merawat tanaman, hingga mengelola sampah melalui sistem bank sampah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, S.Sos., M.M, menegaskan bahwa Gerakan Kediri Berbudaya ASRI merupakan bagian dari perubahan pola pikir birokrasi modern yang lebih adaptif terhadap isu lingkungan.

“Lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan kerja, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Kami ingin ASN menjadi pelopor perubahan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat,” ungkapnya. Selasa (31/3/2026).

Menurut Mustika, sektor pariwisata memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas lingkungan. Kebersihan dan keasrian menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik wisata serta citra daerah.

“Wisata yang berkembang harus ditopang lingkungan yang sehat. Tidak mungkin kita mempromosikan destinasi wisata jika lingkungannya tidak terawat. Karena itu, gerakan ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!