Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengapresiasi kunjungan Kasdim sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian sejarah dan budaya daerah.
Menurutnya, museum memiliki fungsi strategis bukan hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik dalam membangun identitas masyarakat.
“Keberadaan museum ini menjadi sarana belajar bersama. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memahami bahwa Kediri memiliki peradaban besar yang patut dibanggakan,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan tokoh daerah dapat mendorong meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung ke museum dan mengenal sejarah secara langsung.
“Kami berharap semakin banyak pihak berkunjung. Ketika sejarah dikenal, maka rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya akan tumbuh dengan sendirinya,” tambahnya.
Mustika menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya mengembangkan Museum Daerah sebagai destinasi wisata edukasi yang menarik, informatif, serta relevan dengan perkembangan zaman.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan sejarah Kediri bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam memperkuat jati diri daerah serta menumbuhkan semangat cinta tanah air bagi generasi masa kini dan mendatang.(sinyo)












