Implementasi Penanggulangan Bencana Berbasis Inklusi: Kabupaten Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026

admin
Img 20260426 Wa0015

“Ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa, perlu kita apresiasi dan kita banggakan karena kita memberikan contoh terbaik untuk Indonesia. Mudah-mudahan kabupaten/kota lain juga tidak lupa bahwa di tengah masyarakat ada anak-anak kita berkebutuhan khusus yang juga harus mendapat kesempatan yang sama, khususnya dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana agar tidak terjadi korban,” ujar Purwanto.

Tak hanya simulasi kebencanaan, kegiatan ini juga menampilkan berbagai kreativitas siswa-siswi SLB melalui fashion show, tari, dan penampilan bernyanyi yang menambah semarak peringatan HKB 2026. Penampilan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus menunjukkan potensi dan kepercayaan diri anak-anak istimewa dalam suasana penuh kegembiraan dan inklusivitas.

Dalam kegiatan ini, para siswa juga mendapat edukasi tanggap bencana dari kakak-kakak pendamping BPBD Kabupaten Jombang, yang dikemas interaktif dan ramah anak agar materi kesiapsiagaan mudah dipahami.

Img 20260426 Wa0017

Kesuksesan kegiatan ini juga tidak lepas dari kolaborasi seluruh OPD terkait yang bersama-sama mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan HKB 2026, menunjukkan sinergi lintas sektor dalam membangun budaya sadar bencana yang inklusif di Kabupaten Jombang.

Apresiasi turut disampaikan kepada BPBD Kabupaten Jombang, para guru SLB, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat dalam mendampingi serta memberi ruang tumbuh bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Melalui peringatan HKB 2026 ini, Kabupaten Jombang kembali menegaskan komitmennya menghadirkan kesiapsiagaan bencana yang inklusif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat tanpa terkecuali, sekaligus memberi contoh praktik baik bagi daerah lain di Indonesia.(kas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maling yo..!!