“Di era sekarang, pendidikan harus mampu menyeimbangkan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kami ingin siswa tidak hanya pintar, tetapi juga berintegritas, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa inovasi pembelajaran menjadi kunci dalam menghadapi tantangan zaman. Pemanfaatan teknologi dan pendekatan pembelajaran yang kreatif dinilai penting agar proses belajar lebih menarik dan relevan bagi generasi muda.
“Kami mendorong guru untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta menciptakan metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Dengan begitu, siswa dapat lebih mudah memahami materi sekaligus mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam membentuk karakter anak. Sinergi ini harus terus diperkuat,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, ia berharap momentum Hardiknas menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus bergerak maju.
“Kami berharap semangat Hardiknas ini menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.(sinyo)












